Game · Update & Pengembangan Game
Pengembang Game Lokal Unjuk Gigi: Empat Game Indonesia di ICC 2026 & Demo Horor Mojiken
UniPin Gaming Pavilion di Indonesia Comic Con 2026 memamerkan empat game studio lokal lewat kampanye 'Bangga Main Lokal', sementara Mojiken & Toge Productions merilis demo horor Work Work Work di Steam.
Industri game Indonesia terus bergerak. Di Indonesia Comic Con 2026 yang digelar 3–4 Oktober di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, UniPin menghadirkan UniPin Gaming Pavilion — area khusus yang memamerkan empat game karya studio lokal: 101 Forgotten (Lentera Nusantara), Khuga Bash (Khuga Labs), Asbak (Team Fossil), dan Type Caster (Yellow Hearts).
Pameran ini adalah bagian dari kampanye 'Bangga Main Lokal' untuk mendorong publik mengenal dan memainkan game buatan Indonesia. Pavilion tersebut didukung sejumlah mitra seperti Red Bull, HyperX, dan JBL Quantum, dan UniPin juga menopang acara komunitas GameHers yang puncaknya digelar menjelang 5 Desember 2026.
Dari Surabaya, kabar pengembangan datang dari Mojiken Studio bersama Toge Productions: demo prolog game puzzle-adventure horor psikologis 'Work Work Work' resmi rilis di Steam pada 8 Oktober 2026. Pemain berperan sebagai Worker 101 di perusahaan misterius bernama Triquetra — mengerjakan tugas, memecahkan puzzle dengan elemen ARG, dengan satu aturan aneh: tidak boleh bertanya apa-apa.
Game ini lahir dari prototipe game jam 'Test Test Test' pada Mojikencamp 2023. Reputasi kedua studio pun tidak main-main — Mojiken dikenal lewat A Space for the Unbound dan When the Past Was Around, sedangkan Toge Productions adalah nama di balik Coffee Talk. Dua kabar dalam sepekan ini menunjukkan ekosistem pengembangan game lokal yang makin matang.